Bismillah
Sesungguhnya kita patut bersyukur dengan banyaknya keutamaan yang telah Allah SWT sediakan kepada para penghafal Al-Qur'an, hal ini harus kita jadikan sebagai penyemangat agar selalu bersemangat untuk mengenal dan mempelajarinya dengan bersungguh-sungguh agar dalam kehidupan kita senantiasa dekat dengan Al-Qur'an.
Beberapa diantara masyarakat bernggapan bahwa menghafalkan Al-Qur'an itu sulit, tentu ini adalah pendapat yang keliru serta harus diluruskan karena Allah SWT sendiri telah menyampaikan dalam kitabNya yang mulia bahwa Ia telah mudahkan Al-Qur'an untuk di pelajari:
وَلَقَدْ يَسَّرْنَا الْقُرْآنَ لِلذِّكْرِ فَهَلْ مِنْ مُدَّكِرٍ
“Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al-Quran untuk pelajaran, maka adakah orang yang mengambil pelajaran?” (QS. Al-Qamar: 17).
Di ayat yang lain Allah SWT juga berfirman:
يُرِيدُ اللَّهُ بِكُمُ الْيُسْرَ وَلَا يُرِيدُ بِكُمُ الْعُسْرَ
“Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu.” (QS. Al-Baqarah: 185).
Tak ada kata tak mungkin, sesuatu yang tak mungkin akan menjadi mungkin jika Allah berkehendak. Kenapa kita selalu berfikir tidak mungkin. Saat seseorang orang belajar menghafalkan Al-Quran saat umurnya sudah lanjut usia apakah mampu? Jawabannya insya Allah mampu asalkan ada niatan untuk benar-benar menghapalkan Al-Quran. Semua tergantung niat pada diri masing-masing. Diantara keuntungan yang diperoleh dengan menghafalkan Al-Quran. Hadist berikut mungkin bisa menjadi renungan buat kita agar menjadikan hafalan Al-Qur'an sebagai bagian dari aktifitas kita sehari-hari selain aktifitas lainnya. “Orang yang tidak mempunyai hafalan Al-Qur’an sedikit pun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh.” (HR. Tirmidzi).
1. Al-Qur’an menjanjikan kebaikan, berkah, dan kenikmatan bagi penghafalnya.
“Sebaik-baik kalian adalah yang mempelajari Al-Qur’an dan mengajarkannya” (HR. Bukhari dan Muslim)
2. Seorang hafizh Al-Qur’an adalah orang yang mendapatkan Tasyrif Nabawi (penghargaan khusus dari Nabi SAW).
Dalam beberapa hadist Rasulullah memilih pemimpin pasukan dengan krite
3. Hifzhul Qur’an merupakan ciri orang yang diberi ilmu.
“Sebenarnya, Al-Quran itu adalah ayat-ayat yang nyata di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu. Dan tidak ada yang mengingkari ayat-ayat Kami kecuali orang-orang yang zalim.” (QS Al-Ankabut 29:49)
4. Hafizh Qur’an adalah keluarga Allah yang berada di atas bumi.
“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga di antara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Al-Qur’an. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)
5. Menghormati seorang hafizh Al-Qur’an berarti mengagungkan Allah.
6. Al-Qur’an akan menjadi penolong (syafa’at) bagi penghafal.
Dari Abi Umamah ra. ia berkata, “Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda, “Bacalah olehmu Al-Qur’an, sesungguhnya ia akan menjadi pemberi syafa’at pada hari kiamat bagi para pembacanya (penghafalnya).” (HR. Muslim)
Dari beberapa penjelasan yang telah kami sampaikan di atas mudah-mudahan menjadikan ayah bunda semakin bersemangat untuk dekat dengan Al-Qur'an. Yang perlu kita ingat adalah bahwa tak ada kata tak mungkin, kalo ada niat dan minat insya Allah bisa. Tetap optimis kuncinya, jangan merasa beban saat menghapal Al-Quran. Saat mendengarkan saja sudah mendapatkan pahala apalagi menjadi penghafal Al-Quran. Luruskan niat, hindari terburu-buru ingin memiliki hafalan yang banyak dengan waktu yang singkat, karena hal tersebut bisa jadi godaan yang dihembuskan oleh syaiton agar kita tidak fokus mendawamkan hafalan yang telah kita kuasai sehingga seiring bertambahnya hafalan yang baru, justru hafalan yang sebelumnya kita kuasai akan hilang. Jadi mulai sekarang belajar dan terus belajar untuk menghapalkan Al-Quran ya ayah bunda. [Li].
Sumber : www.pustakatahfidz.net
Like dan Share : FB Homeschooling PPU
Email : hsgkuppu@gmail.com
Telp/WA : 0853 4848 9448 (Faiz Abdillah)
Email : hsgkuppu@gmail.com
Telp/WA : 0853 4848 9448 (Faiz Abdillah)
Donasi, Infaq, Shodaqoh serta Dukungan dari ayah bunda untuk HSG PPU silahan klik: DONASI
0 komentar:
Posting Komentar