Senin, 25 September 2017

Agar Anak Mencintai Ilmu

Bismillah

Oleh : Syaheed Asa

"Perumpamaan orang yang mempelajari ilmu pada waktu kecil adalah seperti memahat batu. Sedangkan perumpamaan memepelajari ilmu ketika dewasa adalah seperti menulis diatas air." 
( HR. Ath-Thabrani dari Abu Darda RA.)

Masa kanak-kanak adalah fase paling potensial untuk melakukan pembinaan keilmuan dan membangun pemikiran, Pada masa ini daya tangkap dan daya serap mereka berada pada tahap maksimal, dada merka lebih longgar, dan lebih cepat hapal dengan apa yang meereka dengar. Dari Abu Hurairoh RA. meriwayatkan secara marfu’ bahwa Rasulullah SAW bersabda: "Siapa yang mempelajari Al Qur'an ketika masih muda maka Al Qur'an itu akan menyatu dengan daging dan daranhya. Siapa yang mempelajarinya ketika dewasa, sedangkan ilmu itu akan lepas darinya dan tidak melekat pada dirinya, maka ia mendapatkan pahala dua kali (HR. al-Baihaqi, ad-Dailami, dan al-Hakim).

Bagi kaum muslim menuntut ilmu sudah seharusnya menjadi ibadah yang paling utama, yang bisa dijadikan media untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Karena Islam mewajibkan adanya ilmu sebelum amal. Dan tidak ada agama yang mendorong pemeluknya untuk memberikan pengajaran kepada anak-anak sepertinya halnya agama Islam. Dalam sejarah, hanya Islam yang yang menjadikan seorang muslim memiliki antusisasme yang sangat tinggi untuk belajar dan mengajar.

Agar orang tua dapat mengarahkan anak melangkah menuju ilmu, belajar serta mencintai ilmu dan ulama, beberapa hal berikut penting untuk ditempuh:


  • Tanamkan bahwa menuntut ilmu dalah perintah Allah SWT
Yang harus ditanamkan terleih dahulu tentunya kecintaan terhadap Allah sehingga muncul rasa syukur dan memunculkan ketaatan kepada Allah SWT dan RasulNya. Cinta dan takut kepada Allah SWT akan memunculkan sikap konsisten dalam mencari ilmu.


  • Tanamkan bahwa Al quran adalah sumber kebenaran
Sebagaimana Allah sampaikan dalam Al quran surah Al-Maidah ayat 48.


  • Ajarkan anak metode belajar yang benar dalam Islam
Dalam kitab Asy-Syakhsshiyyah Islamiyyah I karya Syekh Taqiyyudin An-Nabhani disampaikan metode belajar yang benar adalah: Mempelajari sesuatu dengan  mendalam hingga dipahami apa yang di pelajari dengan benar, meyakini ilmu yang seang dipelajari hingga bisa dijadika dasar untuk beramal, Ilmu yang dipejari adala bersifat praktis bukan sekedar teoritis sehingga dapat dijadikan landasan /solusi menyelesaikan masalah.


  • Memilihkan guru dan sekolah yang baik bagi anak
Imam Al-Mawardi ( Nashihah al-Muluk hal 172) menegaskan urgensimemilih guru yang baik dengan mengatakan:” Wajib bersungguh-sungguh dalam memilihkan guru dan pendidik bagi anak, seperti kesungguhan dalam memilihkan ibu dan ibu susuan baginya. Bahkan lebih dari itu,  seorang anak akan mengambil akhlaq, gerak-gerik, adab, dan kebiasaan  dari gurunya melebihi yang dambil dari orangtuanya sendiri.”

Namun demikian, tentulah guru yang paling pertama dan utama adalah orangtuanya. Sekolah yang pertama dan utama adalah rumah tinggalnya bersama orangtuanya.

  •       Mengajarkan anak untuk megenal dan memuliakan para ulama
Rasulullah Saw bersabda : “Ada tiga manusia, tidak ada yang meremehkan mereka kecuali orang munafik. Mereka dalah orang tua, ulama, dan pemimpin yang adil.” (HR. ath-Thabrani)

  •    Membiasakan seluruh keluarga membaca dan menghapal al Quran dan Hadist Rasulullah SAW
  •      Membuat perpustakaan rumah sekalipun sederhana.
  •      Mengajak anak menghadiri majelis-majelis ilmu kaum dewasa.
Nabi SAW pernah menceritakan bahwa ketika beliau kecil juga turut menghadiri majelis –majelis  dewasa. Beliau mengatakan:”Aku biasa menghadiri pertemuan-pertemuan para pemuka kaum bersama paman-pamanku.” (Diriwayatkan Abu Ya’la dengan sanad  shohih dalam musnadnya [2/157] dan oleh Ahmad [I/190]

Membawa anak ke majelis orang dewasa akan meningkatkan kualitas proses berpikirnya  dan mendidik jiwanya sehingga semangat dan kecintaanya kepada ilmu semakin kuat.[SA]

Wallahu a’lam bi ash showab

Sumber : Tulisan Rasyidah Munir majalah Al Waie


Like dan Share : FB Homeschooling PPU
Telp/WA : 0853 4848 9448 (Faiz Abdillah)

Donasi, Infaq, Shodaqoh serta Dukungan dari ayah bunda untuk HSG PPU silahan klik: DONASI

0 komentar: