Oleh : Syaheed Asa
Tidak
di ragukan lagi bahwa Rasulullah SAW adalah suri tauladan utama dalam segala
hal. Segala sisi dalam kehidupan Beliau sungguh sangat layak di ambil sebagai
pelajaran. Termasuk bagaimana beliau
mampu mendidik para sahabat dan kaum muslim umumnya. Mereka mampu menjadi ahli
ibadah pada malam hari dan para penunggang kuda yang tangguh pada siang hari.
Beliau pun telah terbukti mengubah kebiasaan dan peradaban arab zaman jahiliyah
yang terbelakang menjadi masyarakat yang berpemikiran tinggi bahkan menjadi
mercusuar dunia serta berakhlaqul
kariimah. Pendidikan merupakan proses manusia untuk menjadi sempurna,
kesempurnaan yang di ridhoi oleh Allah SWT.
Bagaimana sifat Rasulullah SAW sebagai
pendidik dapat kita telusuri sebagai berikut:
# Kasih sayang
# Kasih sayang
Wajib bagi seorang pendidik
memiliki sifat kasih dan sayang pada anak didiknya. Ini yang akan mendekatkan
hubungan dan mempercepat proses pencapaian pada tujuan pendidikan karena ketulusan
yang di rasakan anak didik.
Rasulullah SAW memendekkan shalatnya
karena mendengar tangis anak kecil di shaf belakang.
Anas bin Malik RA. pernah berkata : Saya tidak pernah melihat orang yang
menyayangi keluarganya melebihi Rasulullah SAW (HR. Muslim mengenai keagung-agungan dalam kitab kasih sayang
beliau kepada anak kecil).
# Sabar
Kesabaran adalah bekal pendidik.
Ibarat musafir yang hendak menuju suatu tempat tetapi tidak mempunyai bekal
atau kehabisan bekal. Tanpanya pendidik bisa gagal sebelum sampai ke tujuan.
Sepanjang perjalanan hidup Rasulullah Saw menggambarkan bagaimana kesabaran
beliau dlam dakwah dan memebentuk karakteristik sahabat yang mulia.
# Cerdas
# Tawadhu’
Dari Anas RA. betkata : Saya tidak pernah melihat seorang laki-laki
membisiki telinga Rasulullah SAW. Kemudian beliau baru memalingkan kepalanya
ketika laki-laki tadi memalingkan kepalanya. Dan saya tidak melihat seorang
laki-laki meraih tangan beliau, kemudian beliau baru melepaskannya ketika
laki-laki tadi membiarkan tangannya. (HR. Abu Daud mengenai adab, adab
Bergaul dengan cara yang baik).
# Bijaksana
# Bijaksana
# Pemberian
Maaf
“Bahwa Rasulullah SAW, telah di guna-guna seperti itu (sihir), Beliau tidak
membunuh orang yang melakukannya dan orang itu adalah ahli kitab (Yahudi)”. (HR. Bukhari).
Dan masih banyak lagi hadist yang
menggambarkan sifat beliau yang pemaaf.
# Kepribadian
yang kuat
# Yakin
terhadap tugas pendidikan
Bisa dikatakan bahwa seorang
pendidik haruslah memiliki keyakinan(iman), kecintaan terhadap tugasnya dan
fokus terhadap pembinaan kepribadian anak didiknya.[SA]
Di sadur dari ‘Mendidik
Anak Beraqidah kokoh’, , DR. Mukhotim El Moekry
Like dan Share : FB
Homeschooling PPU
Email : hsgkuppu@gmail.com
Telp/WA : 0853 4848 9448 (Faiz Abdillah)
Donasi, Infaq, Shodaqoh serta Dukungan dari ayah bunda untuk HSG
PPU silahan klik: DONASI
0 komentar:
Posting Komentar